Sungguh Miris! Pengacara Ahok, Humphrey Djemat Ternyata Wakil Ketua Umum PPP Partai Ka'bah Kubu Djan Faridz

Sungguh Miris, Pengacara Ahok, Humphrey Djemat Ternyata Wakil Ketua Umum PPP Partai Ka'bah Kubu Djan Faridz

Humphrey Djemat, pengacara Ahok dalam persidangan kasus penistaan agama Surat Al Maidah ayat 51 ternyata Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kubu Djan Faridz. Humphrey juga aktif terlibat bertanya pada KH Ma’ruf Amin dalam sidang yang digelar Selasa (31/1/17) lalu di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta Selatan.

Dalam Pilkada Jakarta sendiri, meskipun berazaskan Islam, PPP Kubu Djan Faridz memilih melawan arus umat Islam dan memilih untuk mendukung Ahok.

Innalillahi, Pengacara Ahok, Humphrey Djemat Ternyata Wakil Ketua Umum PPP Kubu Djan Faridz

Humphrey Djemat diketahui sebagai waketum PPP terlihat jelas dari Akun media sosial twitternya yang dikunci rapat, @HumphreyDjemat. disana tertulis biodatanya, Wakil Ketua Umum PPP, Chairman Law Firm Gani Djemat & Partner, Ketua Penasihat AAI, Arbiter BANI, Arbiter ICC, Dosen di Fakultas Teknik Sipil Universitas Parahyangan.

Jejak Humphrey sebagai kader PPP kubu Djan Faridz juga banyak terdapat di media internet, demikian seperti diberitakan  bekasimedia.com.

Dikutip dari Tempo, Dalam sidang yang berlangsung Selasa (1/2/17), Humprey menyatakan bahwa SBY telah menelepon Ma’ruf sebelum Ma’ruf melakukan pertemuan dengan pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Pertemuan antara Ma’ruf dengan Agus-Sylvi terjadi pada 7 Oktober 2016 di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Karena penasaran, beritaislamterbaru.org  mencoba berselancar ke situs berlamat di humphreydjemat.co, lambang Ka'bah Partai Persatuan Pembangunan nampak di header foto tersebut. Bahkan dalam website tersebut terdapat artikel yang berjudul "DITEGASKAN, PPP KUBU DJAN FARIDZ SATU-SATUNYA YANG SAH"

Pernyataan tim kuasa hukum Ahok ini kemudian dibantah Kyai Ma’ruf. Ia juga mengaku keberatan dianggap mendukung Agus-Sylvi.

“Soal kunjungan ke PBNU itu enggak ada hubungannya dengan dukung mendukung. Tidak ada hubungan dengan calon mana pun,” kata Kyai Ma’ruf.

Akibat perlakuan Ahok dan tim pengacaranya terhadap pemimpin tertinggi MUI dan NU ini sejumlah tokoh langsung bereaksi keras. Dari kalangan NU ada Mahfudz MD, Salahudin Wahid, Yeni Wahid hingga ormas GP Ansor dan Banser NU. Diluar itu ada Aa Gym, Arifin Ilham, dan yang lainnya.




Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini