Mantap Jendral! Inilah Targetan TNI Ditahun 2017
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo usai berbincang dengan para buruh dari berbagai elemen kawasan Tangerang di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Rabu (9/11/2016). Panglima berbincang tentang wawasan kebangsa
"Kita harus melindungi TNI, melindungi prajurit dari kelakuan oknum pejabat TNI yang korup," kata Gatot seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (3/1/2017).
Ia pun memerintahkan Inspektur Jenderal TNI dan POM TNI untuk membentuk tim yang berfungsi membersihkan TNI dari korupsi.
Gatot menyampaikan, kemajuan dan pembangunan TNI akan terhambat jika ada oknum yang tersangkut kasus korupsi.
Menurut Gatot, jajaran TNI yang kerap tersandung kasus korupsi pastilah oknum pejabat yang memiliki wewenang, bukan prajurit lapangan.
Selain korupsi, Gatot juga menyoroti persoalan narkoba. Panglima mengingatkan seluruh anak buahnya agar tak menyentuh narkoba.
Gatot tak segan bakal memecat tentara yang kedapatan bersentuhan dengan narkoba, baik sebagai pengguna apalagi pengedar.
"Kepada prajurit TNI yang terlibat masalah Narkoba, tidak ada ampun lagi. Apabila terkena Narkoba, maka tidak pantas lagi menjadi prajurit TNI, hukumannya dipecat. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 62,” tutur pria kelahiran 13 Maret 1960 itu.
Di samping itu, Gatot juga mengingatkan para prajurit bahwa tantangan pada 2017 akan semakin kompleks.
Salah satunya akibat penggunaan media sosial yang semakin masif dan bisa menggoyahkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia meminta jajarannya agar lebih cerdas dan selektif dalam memilah berita sehingga tidak terpengaruh oleh berita yang tidak benar.
"Penyebaran informasi dan berita-berita bohong (HOAX) melalui media sosial juga dapat menyebabkan perpecahan, membahayakan persatuan dan kesatuan, Ke-Bhinneka Tunggal Ika-an dan munculnya radikalisme,” kata Gatot.
“Jangan mudah percaya terhadap berita bohong tersebut. Percayalah kepada Komandan Satuanmu masing-masing,” sambungnya.
Sumber: Kps
