Jaksa Penuntut Umum Sebut Ahok Merasa Paling Benar dan Yang Berseberangan Dengannya Pengecut

Jaksa Penuntut Umum Sebut Ahok Merasa Paling Benar dan Yang Berseberangan Dengannya Pengecut

Hari ini adalah sidang lanjutan kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur nonaktif Jakarta Basuki Tjahya Purnama alias Ahok setelah sidang pertama dilaksanakan hari selasa pekan lalu di Pengadilan Negri Jakarta Utara.

Pekan lalu Ahok membacakan keberatan terhadap dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). Ahok membaca sendiri nota pembelaannya sebanyak 9 halaman terbata-bata dan sempat menangis.

Hari ini Jaksa Penuntut Umum, Ali Mukartono mengatakan terdakwa kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) selalu bersikap paling baik dan benar. Tak hanya itu, Ali berpendapat Ahok juga kerap mengecap lawan politik sebagai pengecut.

Terdakwa merasa paling benar dan yang berseberangan disebut elite politik yang pengecut ketika kandidat lain dan terdakwa tidak sependapat," kata Ali dalam sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (20/12).

Ali menambahkan, dalam eksepsinya Ahok juga mengumbar kebaikan untuk umat muslim di Jakarta dengan membangun masjid, zakat dan sebagainya. Namun, Ali menilai itu bukan hal yang istimewa lantaran memang sudah kewajiban seorang pemimpin untuk melayani masyarakat.

"Semua sudah kewajiban yang dilakukan oleh setiap pemimpin. Jadi tidak bisa menjadi pembenaran," ucapnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini