Aksi 212, sungguh rindu aksi ini. Apakah perasaan ini yang merayap dalam hati para sahabat Rasul untuk berjihad dijalan Allah?

Gambar Menakjubkan 212


Oleh: Dr. Iswandi Syahputra
Dosen UIN Yogykakarta

HINGGA hari ini getar aksi 212 masih terasa kuat sekali di dalam hati. Entahlah, tidak tau apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan hati ini… Rindu, sungguh rindu aksi ini terulang kembali.

Apakah perasaan ini yang merayap dalam hati para sahabat Rasul hingga rela dan ikhlas mengorbankan harta benda, meninggalkan keluarga untuk berjihad di jalan Allah Subhanahu Wata’ala? Entahlah, ini soal hati. Hanya yang punya hati yang bisa menoleh.
Mungkin itu pula sebabnya dalam banyak ayat Allah menggunakan kalimat panggilan : “Hai orang-orang yang beriman….” bukan “Hai orang-orang Islam…” Keimanan itu soal hati, bukan argumentasi.

Karena ini soal hati dan iman, dia tidak melekat pada orang yang memiliki harta, kekayaan, jabatan, pengetahuan dan kehormatan. Artinya, ada orang muslim yang memiliki pengetahuan dan kehormatan tapi belum tentu terpanggil hati dan keimanannya.
Jangan mencerca mereka, sebab mereka juga mungkin berpikir umat Islam yang hadir pada aksi 212 tersebut pekerjaan yang sia-sia. Biarkan saja, beragama itu juga butuh ruang eksperesi dan kebebasan. Kita sedang tidak berurusan dengan mereka. Kita berurusan dengan hati kita.

Tapi yakinlah, jika ini sungguh soal hati. Hati saudara kita muslim itu juga pasti bergetar dan gelisah. Mungkin mereka hanya sungkan, malu atau takut dengan sanksi sosial dari kelompok referensinya jika harus mengikuti kata hatinya.

Kalau bukan soal hati dan iman, apa ada yang siap mati jalan kaki Ciamis Jakarta untuk hadiri aksi? Jalan kaki ini dan aksi 212 seperti godam yang menghantam kata-kata indah yang biasa keluar dari motivator, sastrawan, budayawan atau Agamawan tentang kedamaian, keberanian, cinta kasih, toleransi dan kata-kata indah lainnya. Hanya kata-kata, bukan tindak nyata.

Aksi 212 jauh lebih indah dari kata-kata indah motivator, sastrawan, budayawan atau agamawan sebab peserta aksi paham bahwa:
Perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata []

inspiradata
Banner iklan disini