Tak Hanya Cangkul Yang Impor, Ulamapun Harus Impor Demi Membela Ahok

Tak Hanya Cangkul Yang Impor, Ulamapun Harus Impor Demi Membela Ahok

Desas-desus akan didatangkannya ulama dari mesir untuk membela Ahok kian senter diberitakan.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan, para pelapor dan terlapor dalam kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama akan mendatangkan sejumlah ahli.

Menurut dia, Ahok akan membawa ahli tafsir dari Mesir.

"Itu dari pihak terlapor ya. Pihak terlapor kan boleh mengajukan," ujar Tito, di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Senin (14/11/2016).

Tito mencontohkan kasus pembunuhan Mirna Wayan Salihin oleh Jessica Kumala Wongso.

Dalam sidang, Jessica mengajukan saksi ahli dari Australia. Menurut dia, baik pelapor maupun terlapor bebas mengajukan ahli yang menurut mereka kompeten di bidangnya.

"Kalau dari terlapor ngambil dari Mesir ya silakan. Enggak ada masalah," kata Tito.

Gelar perkara terbuka akan dilakukan pada Selasa (15/11/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Seorang netizenpun mengomentari berita perihal hal ini, salah satunya Muhammad Fathurrahman, ia menilai rupanya tak hanya cangkul saja yang perlu impor, ulama juga harus impor dari Mesir yang dikhususkan untuk membela Ahok.

"Ajaib! Ternyata tidak hanya cangkul saja yang diimpor, saksi ahli agama untuk membela Ahok pun juga diimpor dari Mesir. Adalah Syaikh Musthofa Amr Wardhani.

Besok agendanya adalah gelar perkara, info yang beredar pihak pelapor tidak boleh membawa saksi ahli. Sementara pihak terlapor mengimpor saksi Ahli dari Mesir.

TAPI, yang ditemui kok Presiden Jokowi? Katanya presiden nggak mau mengintervensi kasus Ahok dan menyerahkan sepenuhnya ke Polisi. Hallllooooooo.....???????" tulisnya di laman facebook.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Banner iklan disini