Bu Megawati, Jangan Samakan Kami Warga Bangka Dengan Ahok, Kami Tidak Bangga!
Yth. Ibu Megawati
JANGAN SAMAKAN KAMI DENGAN AHOK!
KAMI TIDAK BANGGA!
Pernyataan Ibu, yang mengatakan bahwa "kalo ahok
mulutnya enggak begitu dia buka orang bangka"
sungguh telah melakui hati kami sebagai orang
bangka termasuk belitung. Kami adalah orang
Melayu yang sangat identik dengan Islam, sehingga
tak mungkin kami yang Muslim ini sama dengan
ahok! Apalagi sama dengan mulutnya yang "kotor
dan jorok" itu
Seolah-olah orang bangka & belitung, mulutnya
seperti ahok semua "kotor dan jorok" menggunakan
kata-kata yang tidak pantas dan tidak patut di
depan umum secara terbuka apalagi sebagai
pejabat publik.
Padahal orang bangka & belitung sangat terkenal
dengan keramahan & kesantunannya. Lihat saja
ketika kerusuhan Mei tahun 1998 di sejumlah
daerah, bangka & belitung menjadi salah satu
daerah yang aman & damai, sehingga banyak WNI
keterunan cina tinggal di bangka. Tanya saja ke
sejumlah warga pendatang dari seluruh daerah di
Indonesia yang pernah menetap di bangka &
belitung, apakah kami adalah orang-orang yg
bermulut kasar seperti ahok? JAWABANNYA TIDAK
SAMA SEKALI!
Adapun kalo orang bangka & belitung itu ceplas-
ceplos, itu iya. Maksudnya kami adalah orang yang
bicara apa adanya. Kalo A kami akan katakan A,
namun bukan berarti dengan bahasa yang "kotor dan
jorok" seperti mulut ahok.
Karena itu, kami meminta Ibu Megawati mencabut
ucapan Ibu mengenai kami. Kami tidak seperti yang
Ibu tuduhkan. Kami adalah orang melayu yang
sangat santun & identik dengan Islam, sehingga
tidak mungkin kami yang sangat identik dengan
Islam ini bermulut "kotor & jorok seperti ahok.
Kalaupun ada, maka itu hanyalah oknum saja.
Termasuk ahok itu adalah oknumya. Jadi JANGAN
SAMAKAN KAMI DENGAN AHOK! KAMI TIDAK
BANGGA!
Kepada teman-teman kami yang juga merupakan
pengurus PDIP Babel (Bang Didit Srigusjaya , Bang
Adet Mastur , dll) agar dapat disampaikan suara hati
kami kepada Ibu Megawati. Terima kasih.
Salam,
Sofiyan Rudianto
Warga Asli Bangka Belitung

