Heboh! Aktivis Pro Demokrasi (Prodem): Ngabalin Unjuk Rezim Ini Bermain Kasar Dan Radikal







Presiden Joko Widodo. (foto: dok.aktual)

Beritaislam.org - Slogan ''lanjutkan, lawan, libas' yang diserukan Ali Mochtar Ngabalin untuk mendukung pencapresan Jokowi dikecam sebagai bentuk radikalisme, provokasi dan sangat tidak mendidik.

"Apakah ini juga bagian grand skenario dari rezim ini bermain kasar dan radikal dalam Pilpres 2019 nanti?" tanya Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem), Satyo Purwanto melalui pers rilis, Senin (6/8).

Baca juga: Makjlebbb! Jokowi Minta Relawannya Jangan Takut Berkelahi, Begini Kata Rocky Gerung

Satyo menegaskan, Moeldoko sebagai atasan Ngabalin mesti bertanggung jawab.

Ia menyebut rezim ini tak ubahnya kumpulan preman karena di waktu yang hampir bersamaan Jokowi juga mengeluarkan pernyataan 'kontroversial' di hadapan para relawan.

Baca juga: Cie.. Ngabalin Sesalkan Ijtima Ulama Bahas Politik Praktis, Bukannya Kemarin Ada Acara Ulama Dukung Jokowi 2 Periode Juga?

"Demokrasi yang disemai selama ini dan dibangun sedemikian rupa oleh orang-orang terdidik, sangat kompeten serta melalui perjuangan yang panjang di semua lini kehidupan, akan tetapi dengan seketika oleh rezim ini digrounded, dimundurkan dan dikecilkan nilainya dengan pernyataan - pernyataan yang tidak pantas diucapkan oleh orang dengan kapasitas pejabat tinggi," kritiknya. (rmol)

[news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: