Uh TAKUT ! Dua Partai 'TEBAR TEROR Di KPU'






Uh TAKUT ! Dua Partai 'TEBAR TEROR Di KPU'

Beritaislam.org - Oleh: Abu Nawas Barnabas

Minggir, saya masuk. Stop, kamu yang minggir. Awas, ada ketum kami. Ga bisa, tinggu diluar saja. Grrrrrrrr...bak, bik, buk, grrrr...blammm. Cplok, cplak. Sorong ... dorong .... (kikikikiki). Ilustrasi, cuma menghayal, pasti tidak ada lah, partai wong cilik berkelakuan kayak wong cilik ? Apalagi mau daftar caleg ? Calon Legowo.

Caleg itu pasti Legowo, karena sudah tahu akan banyak yang kalah daripada yang menang. Coba itung ? Berapa jumlah caleg satu partai ? Berapa jumlah total caleg satu dapil ? Berapa total caleg satu kabupaten kota ? Berapa total caleg satu provinsi ? Berapa total caleg satu Indonesia ? Sementara kursi DPR berapa yang tersedia ?

Rasio ketercukupan kursi dengan jumlah caleg mendaftar itu tidak rasional. Dipastikan, akan sangat-sangat banyak caleg gagal. Jadi caleg itu CALON LEGOWO.

Harus siap kalah. Tapi ini aneh, baru daftar di KPU saja sudah sok gagah-gagahan, adu otot, adu kekuatan. Padahal, mereka mau mengatur rakyat. Memang kepada orang-orang model begini amanat rakyat mau dititipkan ?

Apakah Rakyat ridlo urusannya diatur dengan model orang yang beringasan ? Kepada sesama partai saja mereka beringas, apalagi kepada rakyat yang tidak berdaya ? Kepada tokoh partai saja mereka tidak peduli, apalagi kepada rakyat kecil ? Wong cilik ?

Coba lihat muka Calegnya, tak ada sisa Welas asih kepada rakyat. Tdk ada nampak bekas air Wudlu. Model beginian yang mau memimpin ? Lihat juga yang ngaku pimpinan partai, mau daftar caleg saja pakai kasta berbeda, mobil minta tempat eksklusif, memang sudah jadi pejabat negara ?

Sudahlah ! Tinggalkan partai sekuler yang terbukti mengkhianati umat. Mereka, mendidik kader saja tidak becus apalagi ngurusi umat.

Mereka, toleran sesama saja tidak bisa, apalagi kepada komunitas berbeda ? Mereka, hanya berbusa bicara radikalisme padahal tindakan mereka radikal dan bar-bar.

Ini kelakuan anak pembina 'aku pancasila' teladan bagi segenap Nusa dan bangsa, yang akan menjadi cikal bakal 'menertibkan dunia' mewujudkan perdamaian 'MIMPI'. Lah wong belum tentu menang saja sudah seperti pemilik semesta dan seluruh isinya.

Padahal, pada gelaran Pilkada yang lalu kadernya sudah banyak yang tumbang. Tapi memang keras kepala, dan kekerasan menjadi tabiat dasarnya, tidak ada perubahan sikap kepada umat.

Kejumawaan dan kesombongan seperti mahkota yang melekat, tidak pernah ditanggalkan dari pribadi partai congkak yang lazim menzalimi umat. Jika media saja bisa DILURUK karena turunkan berita yang menyinggung majikan, apalagi cuma bikin ribut di KPU ?

Ruar Biasah ! Kejatuhan itu semakin nampak. Tumbangnya kekuasaan tiran semakin terlihat. Fajar perubahan, InsyaAllah segera menaungi umat.

Ya Allah, selamatkan umat ini dari pemimpin yang kasar, yang arogan, yang penindas. Kirimkan kami, pemimpin lembut laksana Abu Bakar, pemimpin tegas seperti Umar, dan kembalikan kepada kami sistem Khilafah sebagaimana telah Engkau Janjikan. [].

[news.beritaislam.org]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: