Ini Alasan Ali Ngabalin Mundur dari Kepengurusan Golkar


 ©2016 merdeka.com

Beritaislam.org - Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pengurus DPP Partai Golkar. Dia mengaku mengambil keputusan itu setelah ditunjuk sebagai Komisaris PT Angkasa Pura I (Persero).

"Jadi saya sudah mengundurkan diri jadi pengurus di DPP Golkar, iya jadi harus berhenti," kata Ngabalin saat dihubungi CNNIndonesia.com, pada Jumat (20/7).

Ngabalin mengaku sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah di partai berlambang pohon beringin itu sebelum ditunjuk sebagai Komisaris Angkasa Pura I.

"Sebelum ditunjuk jadi komisaris saya sudah mengundurkan diri, jadi sudah mengundurkan diri ya ini," ungkapnya.

Pria yang identik dengan sorban berwarna putih itu mengaku bakal menemui Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto untuk menyampaikan keputusannya tersebut.

Ia mengaku memilih mundur dari kepengurusan DPP Golkar karena ingin fokus dalam mengemban jabatannya yang baru sebagai Komisaris Angkasa Pura I.

"Agar fokus aja ya [sebagai komisaris]," pungkasnya.

Kementerian BUMN telah mengumumkan perubahan susunan komisaris PT Angkasa Pura I (Persero). Terdapat tiga nama baru yang menduduki posisi komisaris, yakni Djoko Sasono, Tri Budi Satriyo, dan Ali Mochtar Ngabalin.

Pengangkatan dan pemberhentian komisaris ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku Rapat Umum Pemegang Saham PT Angkasa Pura I (Persero) Nomor SK-210MBU/07/2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Komisaris serta Penetapan Komisaris Independen PT Angkasa Pura I (Persero) tanggal 19 Juli 2018.

Ali Mochtar Ngabalin diangkat menjadi Anggota Dewan Komisaris menggantikan Selby Nugraha Rahman yang telah menjabat sebagai Anggota Dewan Komisaris Angkasa Pura I sejak 25 Oktober 2015.

Ali adalah politikus Partai Golkar sekaligus Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan. (cnn)

[news.beritaislam.org]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel