Mengerikan! Kapal dengan 251 Penumpang Terbalik Di Tengah Laut





Mengerikan! Kapal dengan 251 Penumpang Terbalik Di Tengah Laut
Ilustrasi (NET)

Beritaislam.org - Kecelakaan mengerikan terjadi di Filipina. Sebuah kapal feri dengan 251 penumpang terbalik di laut lepas di Filipina pada Kamis (21/12) siang waktu setempat. Jumlah korban belum pasti karena situasi masih kacau.

Sementara ini, tim penyelamat telah mengevakuasi empat mayat dari air dan beberapa orang yang selamat. ”Angin kencang tiba-tiba datang. Gelombang besar juga menerjang kapal. Air kemudian dengan cepat masuk kapal. Penumpang berlari ke sisi kapal yang tidak ada air. Namun dalam waktu cepat kapal terbalik begitu saja,” kata Donel Mendiola, salah seorang yang selamat, kepada salah satu stasiun radio lokal.

”Beberapa dari kita berenang, tapi saya melihat beberapa penumpang tua yang ternyata sudah meninggal,” tambah Mendiola yang ingin pulang kampung untuk merayakan Natal itu.

Kecelakaan terjadi di luar kota Real, sekitar 70 kilometer timur Manila. Sedianya kapal tersebut akan berlayar menuju pulau terpencil Polillo. ”Cuaca memang buruk,” kata juru bicara penjaga pantai Armand Balilo dalam konferensi pers.

Kapal berlabel Mercraft 3 itu meninggalkan pelabuhan Real Kamis (21/12) pagi dan terbalik sebelum siang. ”Kami telah mendapat laporan mengenai korban jiwa. Tetapi, masih harus diselidiki,” ujar Balilo. Ditambahkan, helikopter penyelamatan dan kapal laut menuju ke lokasi tersebut.

"Kami percaya bahwa cuaca merupakan faktor besar sebagai pemicu kecelakaan,” katanya. Diungkap Balilo, kapal-kapal di dekat kapal yang tenggelam itu telah menyelamatkan beberapa penumpang malang itu.

Balilo mengatakan bahwa kapal feri tersebut meninggalkan Real saat bagian selatan kepulauan tersebut bersiap menghadapi Badai Tropis Tembin yang diperkirakan akan tiba pada Jumat pagi.

Namun, kapal tersebut diizinkan berlayar karena tidak ada peringatan badai di atau sekitar Real dan Polillo, sebelah timur pulau utama Luzon. ”Kapal itu berkapasitas 286 orang,” tambahnya.

Pemerintah memang menyarankan warga Filipina untuk pulang kampung untuk merayakan Natal lebih awal. Itu demi menghindari ramalan cuaca buruk menjelang liburan.

Kecelakaan kapal memang bukan barang baru di Filipina. Pada 30 tahun yang lalu, kapal Dona Paz bertabrakan dengan sebuah kapal tanker minyak dalam sebuah kecelakaan pra-Natal yang menewaskan lebih dari 4.000. Itu menjadi salah satu bencana maritim terburuk di dunia.

Baru-baru ini, feri kayu Kim Nirvana terbalik sesaat setelah keberangkatan dari kota Ormoc di Filipina tengah pada tahun 2015. Insiden itu menewaskan 61 orang. Beberapa kecelakaan diduga disebabkan oleh jumlah penumpang yang melebihi kapasitas kapal. (Jawapos)

[news.beritaislam.org]


Banner iklan disini
loading...
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
 
Template By Kunci Dunia
Back To Top